Tips Sederhana Merawat Motor Injeksi Agar Lebih Awet

Motor telah menjadi sebuah kebutuhan pokok bagi masyarakat saat ini. Hal ini dikarenakan, motor digunakan sebagai transportasi pribadi untuk bekerja, kuliah dan lain sebagainya. Di masa teknologi yang semakin maju ini, telah hadir motor dengan teknologi Injeksi. Injeksi merupakan suatu pencampuran bahan bakar dengan udara pada kendaraan motor untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna.

Apakah Anda pengguna motor Injeksi? Jika iya, berikut kami berikan informasi cara merawat motor Injeksi yang baik agar awet.

Tips Sederhana Merawat Motor Injeksi Agar Lebih Awet

1002123620X310

Gunakan bahan bakar beroktan tinggi

Gunakanlah bahan bakar oktan 90 ke atas karena hal tersebut sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh kendaraan Injeksi. Akan mengakibatkan kerusakan pada mesin dan dapat meninggalkan kerak pada sistem injeksi apabila menggunakan bahan bakar yang berkualitas rendah. Selain itu lubang injektor dapat tersumbat apabila bahan bakar kualitas buruk ditambah oktan booster dengan spesifikasi yang tidak sesuai.

Perhatikan kondisi aki

Motor injeksi bergantung pada kondisi aki untuk menyalakan mesin dalam sistem pembakarannya. Maka dari itu perhatikan kondisi aki secara teratur, apabila air aki kurang tambahkan dengan air aki yang banyak dijual dipasaran. Tapi apabila aki sudah tidak menghasilkan arus listrik yang besar sebaiknya ganti aki dengan yang baru sebelum aki benar-benar rusak.

Ganti oli secara teratur

Rutinlah mengganti oli transmisi. Mesin dapat terganggu apabila pelumas pada mesin mengering. Usahakan mengganti oli gear setiap 5000 km sekali dan ganti oli mesin setiap 1000 km sekali dan jangan lupa mengganti oli shockbreaker setiap 10.000 km sekali atau ketika sudah terdengar suara mendecit.

Periksa ECU (Electronic Control Unit)

ECU merupakan inti dari pengoperasian sistem injeksi. ECU mengoperasikan seluruh unit injektor, seperti takaran bahan bakar yang disemprotkan ataupun buka tutup klep injektor. Apabila ECU terganggu maka kinerja injektor tidak akan berjalan sebagaimana mestinya dan dapat mengakibatkan motor mogok. Maka dari itu periksakan ECU secara teratur kepada ahlinya.

Perawatan busi

Busi merupakan satu-satunya pemantik yang dibutuhkan saat proses pembakaran mesin. Maka dari itu merawat busi adalah hal yang wajib dilakukan agar dapat maksimal untuk membakar mesin. Jika busi bermasalah pembakaran tidak akan sempurna, bahkan dapat mengakibatkan motor tidak menyala.

Periksa bahan bakar di tangki

Sebaiknya isilah bahan bakar motor Anda ketika bahan bakar di tangki tinggal ¼ ditangki karena jika bahan bakar Anda habis kotoran pada tangki bahan bakarakan terserap dan dapat menghambat kinerja mesin. Jadi cek bahan bakar Anda secara berkala.

Selang saluran bahan bakar

Injektor memiliki kegunaan yaitu menyemprotkan kabut bahan bakar dengan tekanan tinggi ke mesin yang waktu dan takarannya diatur oleh ECU. Komponen tersebut yang menentukan boros tidaknya konsumsi bahan bakar yang digunakan. Jika selang bocor ataupun kotor maka kinerja injektor tedak akan berjalan sebagaimana mestinya. Jadi, selang wajib diperiksa setelah motor menempuh jarak 2000 km.

Pompa bahan bakar.

Periksa pompa bahan bakar untuk mendeteksi masalah di komponen tersebut. Anda dapat melakukannya dengan cara yaitu menghidupkan mesin ditempat yang tidak berisik dan dengarkan dibagian tangki apakah ada suara mendenging. Bila terdengan berarti filter fuel pump tergantung. Jika hal tersebut terjadi maka Anda bisa membersihkan atau menguras tangki bahan bakar. Dengan begitu Anda mendapat hasil yang maksimal agar fuelk tidak terganggu.

Jadi, jangan asal pakai saja ya guys. Cek secara berkala agar kendaraan Anda tetap berada pada performa terbaiknya. Salam sukses.

(Visited 329 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.