Mudik Lebih Seru dengan Olympus OM-D E-M10 Mark II

Momen mudik dan lebaran bukan sekadar ajang silaturhami belaka. Namun, bagi traveller dan foto hobbies bisa dijadikan  objek dan destinasi menarik.  Maka diperlukan kamera dengan fitur dan teknologi canggih dan  profesional, seperti yang dimiliki Olympus  OM-D  E-M10 Mark II. Kamera ini memiliki teknologi 5 axis Image Stabilizer, movie clip, koneksi Wifi. teknologi Wireless Shooting dengan  resolusi 16.1 megapixels. Hadir dengan paket  lensa 14-42mm, hanya dibanderol Rp.  7.999.000.

  Neton.id. Jakarta,  24 Mei  2019Olympus OM-D E-M10 Mark II  termasuk dalam deretan kamera mirrorless canggih. Semula kamera ini dibanderol dengan harga Rp 11 juta. Jelang lebaran mudik dan lebaran, kamera ini dibanderol dengan harga hanya Rp.  7.999.000 ( Body + Lensa 14-42mm f3.5 – 5.6 EZ ).

 Olympus OM-D E-M10 Mark II membidik segmen family, traveller dengan segudang fitur dan teknologi kamera profesional. “Jika Anda memiliki Olympus OM-D E-M10 Mark II, segudang fitur kamera profesional berada di tangan Anda. Anda tidak perlu membawa tripod untuk menstabilkan gerakan ketika memotret  atau merekam video. Fungsi tripod sudah tergantikan dengan adanya teknologi image stabilizer (IS)  5-axis di body kamera. Sangat cocok ketika dibawa mudik atau lebaran. Banyak obyek menarik yang memerlukan mobiltas,” ungkap Sandy Chandra,  Marketing & Sales Manager Olympus Customer Care Indonesia (OCCI).

Untuk diketahui, teknologi In body Image Stabilizer (IS) dengan 5 axis tidak ada disematkan pada kamera lainnya selain di kamera Olympus. Biasanya, mereka menyematkan IS pada body kamera 3 axis, lensa 2 axis untuk level kamera seharga ini.

“Kami menyatukannya dalam body kamera. Hasilnya lebih optimal. Menggunakan lensa tanpa teknologi IS pun, dijamin tetap stabil,” ungkap Sandy.

Fungsi Image Stabilizer (IS), lanjutnya  berguna untuk mendapatkan hasil gambar yang stabil dan tajam ketika memotret dengan kondisi low light (yang membutuhkan slow speed ) atau saat kondisi kamera terguncang ketika dalam mode video recording. Pada umumnya IS memiliki 2 type yaitu yang terdapat pada lensa dan pada body kamera.

“IS pada lensa menggunakan sebuah elemen optic tambahan yang terbatas hanya bekerja pada 2-axis saja yaitu pada sumbu x dan y sedangkan IS yang terdapat pada body kamera Olympus OM-D E-M10 Mark II bekerja dengan cara menggerakan image sensor sesuai arah gerakan pada sumbu x dan y, gerakan pitch (seperti  gerakan mengangguk), yaw (seperti gerakan menggeleng) dan rolling (seperti  gerakan lensa memutar),” papar Sandy.

Lebih lanjut ungkap Sandy, Berkat IS 5-axis pada OM-D E-M10 Mark II pengguna kamera dapat memotret dengan kecepatan shutter lambat tanpa khawatir blur dan ketika kamera sedang merekam movie, gambar menjadi jauh lebih stabil layaknya perekaman movie pada kaum professional.

“Biasanya ketika mudik maupun lebaran banyak ditemui momentum maupun obyek- menarik. Seringkali momentum itu datangnya sangat cepat dan mendadak. Jika kamera yang Anda miliki tidak berteknologi  IS 5- Axis maka gambar atau video yang dihasilkan bisa blur atau goyang. Padahal momentum tidak bisa diulang kembali,” ungkap Sandy.

Menurut Sandy, itulah salah satu keuntungan kamera dengan teknologi IS 5-Axis. Disamping itu, kamera juga menjadi ringan karena tidak memerlukan alat stabilizer tambahan seperti Gymbal dsb. Yang alih-alih menambah bobot dan biaya. Terpenting dari semua itu, tentunya gambar tetap berkualitas tinggi dan tetap tajam.

 Movie Clips

Fitur lainnya adalah Movie Clip yang terdapat dalam mode video. Bila masuk ke dalam mode ini dan mencari seting resolusi video maka akan menemukan gambar kamera video yang terdapat huruf C kecil. Fitur ini memungkinkan kita men-shoot beberapa clip video (masing-masing berdurasi maksimal 8 detik) kemudian kita dapat menyambungnya tanpa bantuan computer dan software khusus  melainkan semua selesai dilakukan dalam kamera.

Pemandangan kemacetan di malam hari dengan kilauan lampu yang menjemukan bisa Anda ubah dengan suasana riang dan kreatif dengan membuat movie clip. Anda bisa langsung mengedit dalam kamera, kemudian hasilnya bisa Anda upload ke social media.

 

Fast  Auto Focus Touch Screen  

OM-D E-M10 mark II memiliki kemampuan AUTO FOCUS ( AF ) Touch Screen sangat cepat yang bisa dicapai dari LCD kamera atau LCD smartphone Anda. Hal ini memudahkan Anda mendapatkan momen dan sudut foto terbaik dengan hanya melakukan touch screen  dan bebas memilih titik fokus yang dikehendaki hanya dengan touch screen di layar LCD kamera atau smartphone Anda.

Kamera OM-D E-M10 Mark II memiliki koneksivitas tanpa kabel dengan menggunakan jalur Wi-fi. Kamera ini dapat terhubung dengan perangkat lain yang memiliki fitur koneksi Wi-fi juga seperti tablet atau smartphone, yang berjalan dengan platform Android atau iOS.

Untuk mendukung hal itu, Olympus membuat satu aplikasi bernama OIS (Olympus Image Share) yang dapat diunduh secara gratis melalui Playstore dan Appstore. Dengan aplikasi ini pemotretan oleh kamera OM-D E-M10 Mark II dapat di-remote tanpa kabel dari kejauhan melalui smartphone anda, bukan hanya itu parameter fotografi, serta fitur-fiturnya bahkan gerakan zoom lensapun dapat dikendalikan dari smartphone anda (bila menggunakan lensa 14-42mm f3.5-5.6 EZ).

Dengan menu remote di Olympus Image Share, melalui LCD smartphone, Anda juga dapat melakukan pemotretan dalam kondisi extreme seperti Low Light, moving subject, nightscape dan melakukan selfie photo group dengan lensa wide 14-42mm EZ  yang dulu sulit dilakukan oleh smartphone. Hasilnya pun  langsung ada di penyimpanan smartphone Anda dan siap untuk di  share ke social media.

Kini, suasana mudik dan lebaran pun semakin berkualitas dengan mengabadikan momentum dengan Olympus  OM-D E-M10 Mark II sebagai teman setia Anda dalam perjalanan.

 

(Visited 22 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.