Microsoft Akhiri Dukungan untuk Windows Phone

Netters, Microsoft membunuh dukungan untuk Windows Phone per tanggal 11 Juli 2017. Ini sudah lebih dari tiga tahun setelah perusahaan memperkenalkan update pertama kali. Akhir dari dukungan tersebut menandai akhir dari riwayat Windows Phone dan jutaan perangkat yang masih menjalankan sistem operasi tersebut.  Sementara banyak orang telah menerima bahwa kematian Windows Phone sudah terjadi lebih dari satu tahun lalu. AdDuplex memperkirakan bahwa sekitar 80% dari smartphone yang menggunakan sistem operasi Windows masih menjalankan Windows Phone 7, Windows Phone 8, atau Windows Phone 8.1. Seluruh perangkat tersebut kini resmi tak didukung. Dan hanya 20% dari seluruh smartphone Windows yang menggunakan Windows 10 Mobile OS terkini.

Dukungan untuk Windows Phone

Windows Phone 8.1 merupakan update besar untuk sistem operasi Windows Phone 8 dan sudah mencakup asisten digital Cortana. Selain itu pada update juga ada pusat notifikasi baru, perubahan antar muka dan update pada inti sistem operasi. Update tersebut menunjukkan usaha terbesar Microsoft pada Windows Phone, tetapi tak berhasil bersaing dengan Android dan iOS. Kini 99,6% seluruh smartphone baru menjalankan Android atau iOS. Dan Microsoft telah menyerah memproduksi Lumia.

Kendati Microsoft masih mendukung Windows 10 Mobile, masih belum jelas dukungan apa yang diberikan di masa  depan. Microsoft telah memberikan update pada perangkat Windows Phone 8. Tetapi raksasa perangkat lunak tersebut hampir tak menyertakan segala update feature pada Windows 10 Mobile Creators Update. Microsoft menambahkan jumlah fitur pada Windows 10 Fall Creators Update untuk komputer yang akan datang. Tetapi perusahaan tidak memperluas update tersebut pada pengujian versi mobile.

Strategi Microsoft

Microsoft memang menghindar dari usaha membunuh secara resmi sistem operasi ponsel mereka. Tetapi telah terbukti selama beberapa tahun terakhi bahwa perusahaan tak lagi memfokuskan usahanya pada Windows untuk ponsel. Microsoft memusnahkan binis ponsel mereka tahun lalu yang berakibat ribuan PHK. Pada konferensi Build and Inspire yang diselenggarakan Microsoft, Satya Nadella membatalkan slogan “mobile-first, cloud-first” demi fokus pada sesuatu yang disebut sebagai intelligent cloud dan intelligent edge. Area fokus baru ini berarti Microsoft kini mengerjakan skenario multi-perangkat dan teknologi yang didukung cloud yang tak selalu melibatkan Windows. Tampaknya strategi mobile baru Microsoft kini untuk terlibat membuat perangkat Android dan iOS menjadi lebih baik.

(Visited 110 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.