Tamat Sudah Riwayat Galaxy Note 7

Samsung mengumumkan bahwa mereka mengakhiri produksi Galaxy Note 7 di seluruh dunia. Dengan demikian riwayat smartphone andalan tersebut pun resmi berakhir. Langkah ini dilakukan setelah kontroversi selama sebulan lamanya tentang baterai yang berbahaya dan cacat. “Dengan menempatkan keselamatan konsumen kami sebagai prioritas tertinggi, maka kami memutuskan untuk menghentikan penjualan dan produksi Galaxy Note 7,” ucap Samsung dalam suatu pernyataan.

Penarikan dan Penghentian Produksi Samsung Galaxy Note 7

Pengumuman tersebut dilakukan setelah perusahaan melakukan penarikan seluruh perangkat Note 7, termasuk smartphone pengganti yang seharusnya aman. Penarikan ini dilakukan setelah lima unit pengganti Note 7 terbakar selama beberapa minggu belakangan ini. “Samsung meminta seluruh operator telekomunikasi dan mitra ritel global untuk menghentikan penjualan dan penukaran Galaxy Note 7,” ungkap perusahaan Korea tersebut.

Komisi Keselamatan Produk Konsumen Amerika Serikat, menghargai keputusan tersebut. Ketua Komisi, Elliot Kaye mengatakan, “ini merupakan langkat tepat bagi Samsung untuk menghentikan penjualan dan penukaran seluruh Galaxy Note 7.”

Kini seluruh konsumen yang menggunakan Note 7 (termasuk unit pengganti) didesak untuk mematikan perangkat mereka segera. Dan mengembalikan perangkat tersebut ke tempat mereka membeli. Operator telekomunikasi telah mengeluarkan pernyataan yang memberitahukan konsumen bahwa penggantian Note 7 dapat ditukar dengan perangkat Samsung lainnya atau dari vendor lain.

Note 7 awalnya diluncurkan pada bulan Agustus untuk memperoleh ulasan yang positif. Tetapi belum sebulan smartphone tersebut diluncurkan, laporan pertama mengenai baterai smartphone yang terbakar mulai muncul. Samsung mengeluarkan penarikan perangkat awal pada 2 September dan di bulan yang sama mulai mengirimkan unit pengganti Note 7 ke operator telekomunikasi. Namun ternyata unit pengganti ini pun terbukti berisiko terbakar. Sehingga mereka memutuskan untuk menghentikan produksi sama sekali.

Samsung dan seluruh industri smartphone tentu akan mencari tahu secara persis apa yang salah pada kasus ini selama beberapa tahun mendatang. Namu laporan dini mengindikasikan bahwa kerusakan tersbut kemungkinan disebabkan oleh ambisi Samsung untuk mengalahkan iPhone yang diluncurkan tahun ini. Samsung tentu saja tak akan tersingkir dari bisnis smartphone akibat bencana ini. Tetapi tentu saja pemulihannya akan memakan waktu lama. Bahkan Saham Samsung anjlok sebesar 8% kemarin, ini adalah penurunan terbesar dalam sepuluh tahun.

 

(Visited 130 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Comment (2)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.