Startup Lokal Pacitan Menangi G-Startup Worldwide di GMIC Indonesia 2017

Netters, pemula bisa saja menjadi juara. Simak saja, kiprah Growpal yang memenangi G-Startup Worldwide di Global Mobile Internet Conference (GMIC) Indonesia 2017. Startup atau perusahaan rintisan asal Pacitan, Jawa Timur ini akhirnya mendapatkan investasi sebesar US$ 150.000. Investasi tersebut berasal dari GWC, GDP Ventura dan Kejora Ventures. Di Indonesia, Growpal dikenal sebagai perusahaan rintisan lokal yang menggarap investasi akuakultur untuk industri perikanan.

Investasi GDP Venture

“GDP Venture dengan bangga mengumumkan bahwa kami akan menginvestasikan  dana sejumlah US$50,000 kepada pemenang pertama G-Startup Jakarta. Sejak  2012, kami senang dapat bekerja sama dengan GWC, ditambah lagi pada GMIC tahun ini, banyak sekali startup hebat dan mengagumkan yang muncul,” ujar Danny Oei Wirianto dari GDP Venture.

Selain mendapatkan investasi uang, Growpal berkesempatan untuk mengikuti kompetisi global G-Startup Worlwide di Sillicon Valley.  Di sana, Growpal akan bersaing dengan pemenang internasional dari Seoul, Bangalore, Tel-Aviv, Beijing, Sao Paulo, dan Sillicon Valley. Pemenang kompetisi ini akan mendapatkan investasi tambahan​ ​sebesar​ ​US$ ​250.000.

“Tahun ini, kami ingin berperan aktif dalam kompetisi ini. Sebagai pembangun usaha, kami ingin membantu mendorong keberhasilan komunitas  startup​ ​di​ ​Indonesia​ ​sehingga​ ​kemitraan​ ​dengan​ ​G-Startup​ ​tumbuh​ ​secara​ ​alami,” tambah Danny.

Kompetisi G-Startup Worldwide

Kompetisi GMIC diselenggarakan untuk menemukan rintisan pemula yang memiliki potensi besar. Selain Growpal (www.growpal.id), ajang ini ini juga menobatkan juara kedua yang diraih Squiline (www.squiline.com​) yaitu platform bahasa yang menghubungkan pendidik bahasa asing di seluruh dunia secara daring. Sementara juara ketiga kompetisi GMIC 2017 diraih Shipper (​www.shipper.id​) yakni platform​ ​agregator​ ​logistik.

Sebanyak 360 perusahaan rintisan dari 36 negara ikut serta dalam kompetisi GMIC Indonesia 2017. Sekitar 80% startup yang berpotensi tinggi berasal dari Indonesia, tempat perusahaan rintisan sedang bertumbuh.  Sebelumnya 13 finalis berhasil dipilih untuk memberikan presentasi tentang perusahaan mereka ke Venture Capital (VC) terkemuka termasuk GDP Venture, Kejora Ventures, Monk’s Hill Ventures, Golden Gate Ventures, GWC Innovator Fund, Convergence Ventures, 500 Startups,​ ​dan​ ​Insignia​ ​Venture​ ​Partners.

“Suatu kehormatan bagi kami untuk dapat bekerja sama dengan GMIC, sejak pertama kali ajang ini diadakan pada 2015. Tahun lalu, kami juga bekerja sama dengan G-Startup untuk membawa kompetisi startup ke Jakarta,” ungkap Andy Zain, Kejora Partner.

Andy mengaku kagum melihat kemampuan G-Startup untuk memikat para ​founder ​ perusahaan rintisan terbaik di seluruh dunia dan investor kelas atas.

Hadiah Pemenang Kompetisi

“Kami tahu bahwa kami perlu mendongkrak kompetisi ini untuk mendorong perusahaan startup di Indonesia dan Asia Tenggara. Kejora pun memberikan investasi sebesar US$50.000 untuk pemenang utama,” tambah Andy​.

G-Startup Worldwide memberikan total hadiah hingga lebih dari US$ 1.000.000 kepada  para pemenang startup, serta kesempatan mendapatkan jaringan internasional yang  memungkinkan mereka dapat mengubah dunia. Saat ini, semakin banyak pula VC yang mencari  kompetisi startup untuk investasi baru sehingga para pemula dapat memanfaatkan kesempatan​ ​untuk​ ​bertemu​ ​dengan​ ​banyak​ ​calon​ ​investor​ ​di​ ​satu​ ​tempat.

GMIC berhasil menyelenggarakan acara yang menawarkan kesempatan  bagi para Startup di seluruh dunia untuk menerima publisitas mendunia. Acara ini juga untuk mempromosikan VC terkemuka dunia pada putaran penggalangan dana berikutnya. Mitra global GMIC mencakup Sequoia Capital, FbStart dari Facebok, dan mitra Indonesia, GDP Venture, Kejora Ventures, dan  BeKraf.

(Visited 72 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.