Born to Explore Kisahkan Para Backpacker Berpetualang dengan Samsung Galaxy A di Eropa

Netters, Samsung dan OMG Consulting bekerja sama meluncurkan buku yang berjudul “Born to Explore”. Buku ini bercerita tentang berbagai karakter dan kebiasaan menarik generasi milenial dan peran Samsung Galaxy A saat traveling. Cerita petualangan backpacker ke Eropa ini disusun oleh Dilla Amran dan Yoris Sebastian. Cindy Pricilla Muharara, Khafizah Herdana dan Okky Mahardika pun turut serta mewakili ciri khas karakter generasi milenial yang beragam.

“Komitmen Samsung adalah memberi inovasi teknologi sesuai karakter penggunanya. Samsung Galaxy A dibuat sesuai kebutuhan milenial dengan karakter kuar dan unik yang terus semangat mencoba berbagai hal baru. Dukungan Galaxy A pada kreasi mereka mencakup kamera resolusi tinggi dengan beragam fitur untuk memotret dan merekam video. Kegiatan tersebut dapat dilakukan di berbagai kondisi berkat sertifikasi IP68 yang anti air dan debu, ucap Denny Galant, Head of IT & Mobile, Samsung Electronics Indonesia.

Visi buku Born to Explore adalah menginspirasi generasi milienial atau generasi langgas agar selalu membuka mata dan berinteraksi dengan sekeliling. Hal ini dapat dilakukan dengan pintar memaksimalkan fungsi smartphone sebagai perangkat untuk mendorong terus bereksplorasi.

Dukung Kegiatan Traveling dengan Smartphone

Berdasarkan data BPS tahun 2016, populasi Indonesia didominasi 32% generasi milenial. Prediksinya dalam lima sampai sepuluh tahun mendatang, generasi tersebut akan menjadi target utama industri pariwisata. Jika dibandingkan dengan generasi X, 32% generasi milenial lebih banyak melakukan perjalanan liburan. Sementara itu jika dibandingkan dengan generasi Baby Boomer, maka sekitar 44% generasi milenial lebih banyak.

Generasi milenial ini dikenal lekat dengan pemakaian teknologi, sehingga peran smartphone begitu penting, tak terkecuali dalam hal melakukan perjalanan liburan. Bagi generasi milenial, kebiasaan atau kebudayaan masyarakat setempat merupakan pengalaman unik yang ingin dirasakan. Demikian juga dengan mencicipi makanan lokal yang bagi generasi milenial lebih menarik ketimbang hanya berbelanja atau berpesta.

“Saat backpacking ke delapan kota empat negara di Eropa, Samsung Galaxy A menjadi senjata utama kami. Berbagai momen dapat diabadikan dengan kamera. Informasi mengenai tempat yang dikunjungi dapat digali melalui browsing. Sampai menavigasikan arah perjalanan,” ucap Dilla Amran, Managing Director OMG merangkap penulis buku Born to Explore.

Smartphone besutan Samsung tersebut tak pernah lepas dari ketiga generasi langgas tersebut. Bahkan walau Paris dalam kondisi hujan, mereka tak kecewa dan malah tetap berfoto tanpa khawatir smartphone kebasahan.

Collect Moment, Not Things

Ungkapan yang digunakan dalam buku Born to Explore adalah Collect Moment, Not Things. Kalimat tersebut mendorong generasi milenial untuk memperoleh cerita dari setiap foto yang dihasilkan dan diunggah ke media sosial. Smartphone digunakan generasi milenial untuk mendokumentasikan perjalanan, baik berupa foto maupun video.

Sehingga meraka tak perlu repot membawa banyak peralatan, cukup mengandalkan kamera 16 MP Galaxy A  untuk memotret dengan kualitas tinggi. Fitur Hyperlapse pada kamera smartphone tersebut mendukung membuat cerita lebih menarik. Sedangkan fitur Food Mode memberi inspirasi untuk mencicipi makanan khas penduduk lokal, kemudian dibagian di media sosial. Nah, bagi yang penasaran, buku Born to Explore ini akan segera dijual di berbagai toko buku.

(Visited 77 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.