Perusahaan Teknologi Bergabung Gugat Aturan Larangan Keimigrasian Trump

Sekelompok nama besar perusahaan teknologi, termasuk Apple, Facebook, Google, Twitter dan Microsoft telah mengajukan dokumen hukum yang memberi masukan pengadilan. Dokumen hukum tersebut diajukan pada pengadilan negara bagian Washington yang menentang aturan presiden tentang keimigrasian yang dikeluarkan oleh Donald Trump.

Perusahaan Teknologi Menentang Aturan Presiden

Sejumlah hampir 100 perusahaan mencantumkan nama mereka pada dokumen tersebut yang mendukung negara bagian Washington untuk berjuang melawan larangan Muslim. Masing-masing menyatakan bahwa kegiatan operasi perusahaan mereka terpengaruh oleh aturan presiden tersebut.

 


Aturan tersebut menggambarkan hilangnya prinsip keadilan yang mengatur sistem keimigrasian di Amerika yang telah ada lebih dari 50 tahun. Dokumen singkat tersebut menunjukkan keberatan filosofi dari para penandatangan dokumen. Tetapi mereka juga menghadirkan argumen ekonomi yang mengatakan bahwa aturan tersebut juga membahayakan bisnis, inovasi dan pertumbuhan Amerika. Aturan tersebut mengganggu operasi perusahaan saat ini dan akan mempersulit dan mahal bagi perusahaan Amerika untuk merekrut, memperkerjakan dan mempertahankan pegawai-pegawai terbaik dunia.

Selain para raksasa teknologi, daftar perusahaan yang menandatangani dokumen tersebut mencakup pemain baru seperti Netflix, Uber, Spotify dan Kickstarter. Amazon yang berpusat di negara bagian Washington tidak terdapat pada daftar tersbut, tetapi merupakan salah satu perusahaan pertama yang mendukung gugatan negara bagian terhadap aturan tersebut.

(Visited 56 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.