Saking Tinggi Gajinya, Engineer Proyek Self Driving Car Google Malah Berhenti!

Google telah menghabiskan banyak uang untuk proyek Self Driving Car mereka. Kini proyek tersebut pun telah menjadi perusahaan baru yang bernama Waymo. Berdasarkan laporan dari Bloomberg, sebagian besar uang yang dihabiskan mengalir untuk para engineer dan pegawai. Hal ini dilakukan demi menjaga agar pegawai self driving car tersebut tetap bahagia. Dan tentu saja demi tak meninggalkan perusahaan ke perusahaan lain untuk mengerjakan tugas yang sama.

Sistem Kompensasi Proyek Self Driving Car

Bloomberg mengatakan bahwa pegawai lama memiliki sistem kompensasi yang tak biasa. Sistem tersebut mengalikan gaji dan bonus pegawai berdasarkan kinerja proyek self-driving. Pembayaran akan terakumulasi seiringi milestones yang dicapai, bahkan Waymo masih tetap beberapa tahun lalu menghasilkan pendapatan. Salah satu pegawai akhirnya memiliki pengali 16 yang diterapkan pada bonus dan modal yang dikumpulkan selama empat tahun. Jumlah kompensasi yang begitu besar memang manjur untuk sementara. Tetapi akhirnya para pegawai tersebut mendapatkan keamanan finansial sehingga mereka bersedia meninggalkan kungkungan yang nyaman dari Google.

Dua pegawai Google mengatakan kepada Bloomberg bahwa uang yang dikumpulkan memungkinkan mereka meninggalkan Google ke perusahaan lain. Salah satu pegawai tersebut adalah Chris Urmson yang bergabung dengan Sterling Anderson, bekas pegawai Tesla untuk mendirikan start-up sendiri. Pegawai lainnya mendirikan perusahaan self-driving truck yang disebut Otto. Perusahaan tersebut kemudian dibeli oleh Uber tahun lalu. Dan pegawai lain mendirikan Argo AI yang menerima investasi $1 miliar dari Ford minggu lalu.

Biaya yang Dikeluarkan Google

Pada tahun 2015, perusahaan induk Google, yaitu Alphabet merugi $3,5 miliar karena bertaruh pada proyek seperti self-driving. Dan merugi  milyaran dolar lagi pada kuartal akhir tahun 2016. Perusahaan tersebut memiliki banyak proyek pada kategori pertaruhan yang lain, sehingga tak bisa hanya menyalahkan self-driving car saja. Tetapi keputusan untuk mengalihkan proyek menjadi Waymo dapat membuat keuangan menjadi terlihat sedikit lebih baik.

Persaingan pada industri mobil swatantra memang sangat ketat saat ini, dengan bagitu banyak uang yang dihamburkan untuk engineer berpengalaman. Teknologi self-driving Google memang yang terbaik dalam industri tersebut, tetapi tak jelas apakah dengan memulai lebih dahulu akan ditafsirkan ke dalam penghamburan uang selama perjalanannya.

(Visited 218 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.