Empat Perusahaan Asal Taiwan Kompak Perangi Qualcomm

Netters, sekelompok perusahaan pabrikan Taiwan bergabung dengan Apple dalam pertarungan hukum melawan Qualcomm dengan mengajukan gugatan balik. Gugatan tersebut mengatakan bahwa pembuat chip tersebut mengenakan biaya berlebih untuk lisensi paten dan melanggar undang-undang anti-trust.

Berdasarkan Wall Street Journal, Apple menalangi biaya legal yang berkaitan dengan pertahanan perusahaan-perusahaan tersebut. Apple juga akan mengajukan mosi terpisah untuk mengkonsolidasi gugatan balik perusahaan pabrikan tersebut dengan gugatannya sendiri tersebut.

Gugatan Empat Perusahaan Taiwan

Perusahaan pabrikan yang dikontrak tersebut adalah Foxconn Technology, Compal Electronics, Pegatron Corp dan Wistron Corp. Keempat perusahaan tersebut berancana mengajukan tuntutan terhadap Qualcomm di Perngadilan Distrik Federal di San Diego pada Selasa malam. Perlu diketahui bahwa perusahaan-perusahaan tersebut merakit iPhone dan iPad untuk Apple.

Qualcomm adalah pemimpin pasar di bidang modem smartphone dan merupakan pemasok utama untuk Apple. Apple memang tak memiliki kesepakatan paten langsung dengan Qualcomm. Perusahaan asal Cupertino tersebut berhenti melakukan pembayaran kepada keempat perusahaan tersebut setelah menuntut Qualcomm di bulan Januari sebesar $1 miliar. Dengan demikian membuat keterlibatan para perusahaan pabrikan ini dalam kekisruhan secara legal memang tak terhindarkan.

Lisensi Paten yang Berlebihan

Sebelumnya, pada bulan Mei, Qualcomm menuntut keempat perusahaan-perusahaan pabrikan Taiwan tersebut karena gagal memberikan pembayaran royalti. Pada bulan Juli, Qualcomm meminta pemerintah Amerika Serikat untuk memblokir iPhone baru untuk masuk ke negara tersebut. Dan juga menghentikan penjualan perangkat yang sudah telanjur ada di Amerika Serikat.

Qualcomm juga dituntut oleh Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat karena praktek anti-trus. Sebelumnya Qualcomm mengatakan bahwa tidak pernah menahan atau mengancam pasokan chip dalam rangka memperoleh kesepakatan yang tidak adil atau persyaratan lisensi yang tak masuk akal.

(Visited 112 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.