Campakkan Qualcomm, Apple Beralih ke Intel dan MediaTek

Netters, pertarungan antara Qualcomm dan Apple mengenai royalti paten yang berujung pemblokiran penjualan iPhone di Cina tampaknya justru merugikan Qualcomm. Pasalnya Apple justru merancang model iPhone dan iPad tahun 2018 agar bekerja dengan chip modem yang dipasok Intel dan MediaTek.

Tampaknya Apple tak lagi menggunakan chip modem Qualcomm untuk perangkatnya di tahun 2018. Padahal Qualcomm mengatakan bahwa modem mereka dapat digunakan pada iPhone generasi mendatang yang telah diuji sepenuhnya dan dirilis untuk Apple.

Apple Gunakan Intel Sejak Tahun Lalu

Apple selalu menggunakan chip modem Qualcomm secara eksklusif pada iPhone sampai tahun lalu, ketika dipasok oleh Qualcomm dan Intel. Chip Qualcomm yang digunakan pada perangkat yang bisa dipakai untuk jaringan CDMA jauh lebih cepat. Sehingga Apple terpaksa mencekik kecepatannya sehingga versi smartphone CDMA tidak bekerja lebih cepat dibandingkan versi GSM.

Apakah Apple mencampakknya chip modem yang justru berkinerja luar biasa hanya untuk memberi pelajaran pada Qualcomm? Perusahaan tersebut memiliki 50% pasar chip modem, sementara MediaTek dan Intel masing-masing 25% dan 6%. Tahun lalu Apple membeli 20% chip modem Qualcomm senilai $3,2 miliar atau setara Rp 43,4 triliun. Prediksinya angka tersebut akan turun menjadi $2,1 miliar atau setara Rp 28,5 triliun atas keputusan Apple untuk menyertakan Intel.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah Qualcomm jauh di depan pesaingnya dalam merancang chip untuk standar 5G yang akan datang. Kemungkinan iPhone 5G pertama diluncurkan pada tahun 2019. Sehingga Steve Mollenkopf, CEO Qualcomm baru-baru ini mengatakan bahwa dia optimistik Qualcomm dan Apple akan kembali berdamai.

(Visited 117 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Comment (1)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.