Mitra Driver GO-JEK Makin Mudah Akses BPJS Ketenagakerjaan

Netters, demi memperluas jangkauan kepesertaan, BPJS Ketenagakerjaan terus melakukan inovasi. Salah satunya adalah dengan menjalin kerjasama dengan GO-JEK dan Bank Mandiri untuk memudahkan pekerja melakukan pembayaran iuran kepersertaan. GO-JEK sudah menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan sejak Oktober 2017, program SWADAYA ini merupakan kelanjutan dari kerja sama tersebut. Program tersebut memudahkan mitra driver GO-JEK dalam membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan yang dipotong langsung dari GO-PAY.

Layanan Akses BPJS Ketenagakerjaan Bagi Mitra Driver GO-JEK

“Tujuan kerja sama ini adalah memberikan perlindungan jaminan sosial atas risiko kecelakaan kerja dan kematian. Jumlah iuran terjangkau bagi para pekerja sektor informal,” ucap Ilyas Lubis, Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan.

Selama ini pekerja sektor informal, termasuk pengendara transportasi online tak mampu mengakses layanan jasa keuangan. Hal ini disebabkan kurangnya pemahaman dan premi yang dirasa tinggi. Kini dengan kemudahan yang diberikan, BPJS Ketenagakerjaan bisa memperluas inklusi keuangan dari sektor informal yang mencakup mitra GO-JEK.

Besarnya iuran bagi mitra GO-JEK adalah Rp 16.800 per bulan. Manfaat yang akan diperoleh mencakup perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, perawatan medis tanpa batas biaya, santunan kematian dan beasiswa anak. Risiko yang dihadapi oleh mitra GO-JEK selama bekerja adalah kecelakaan kerja dan kematian, sehingga keluarga kehilangan pendapatan. Maka dari itulah perlindungan asuransi penting bagi mereka.

“Kerja sama denagn BPJS Ketenagakerjaan telah dijalin sejak Oktober 2017 sebagai komitmen meningkatkan inklusi keuangan di kalangan pekerja sektor informal. Tantangan yang kami hadapi adalah peningkatan pemahaman dan kepatuhan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan mitra GO-JEK yang ikut program SWADAYA. Kami berharap mitra dapat lebih disiplin membayar iuran karena sudah tak perlu repot ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Pembayaran cukup melalui pendebetan akun GO-PAY,” ucap Monica Oudang, Chief Human Resources GO-JEK Indonesia.

Monica yakin penawaran kemudahan ini akan menarik para mitra yang berada di 50 kota untuk ikut program SWADAYA. Mitra dapat dengan mudah mendaftar program SWADAYA melalui aplikasi driver kapan saja dan di mana saja.

“Pertumbuhan jumlah pekerja di sektor informal adalah 53% dari angkatan kerja. Sesuai komitmen kami meningkatkan inklusi keuangan, target jumlah kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan adalah 25,2 juta pada tahun 2017. Target tersebut naik 11% dari tahun 2016. Salah satu upaya mencapai target adalah melalui kerja sama dengan GP-JEK. Kemudahan pembayaran premi didukung juga oleh Bank Mandiri yang menyetorkan hasil pemotongan GO-PAY,” lanjut Ilyas.

(Visited 64 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.