Smartphone Seperti Apa Sih Yang Diinginkan Konsumen Indonesia?

Di  industri gadget, konsumen di Indonesia  mendapati puluhan merk national maupun international. Kenyataannya banyaknya merk pada satu kategori produk, memberikan dampak kebingungan bagi konsumen.  Dampaknya  penjualan produk untuk masing-masing kategori  yang biasa-biasa saja. Tidak bisa menghasilkan penjualan produk yang hebat.

Nah, sebenarnya apa sih yang mempengaruhi keputusan konsumen untuk memilih menggunakan suatu produk? Menurut Hasnul Suhaimi, Ketua Dewan Pembina Indonesia Technology Forum (ITF) keputusan konsumen  dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah  yang melekat pada produk itu sendiri seperti kualitas,brand, fitur, dan lain-lain.

Selain itu, lanjut Hasnul perilaku konsumen juga dipengaruhi oleh faktor psikologis  pribadi dalam menerima teknologi baru serta preferensi  individu. Karenanya, produk yang dapat diterima bukan hanya produk yang bagus dari sisi produsen dan memiliki teknologi mutakhir, tetapi juga terdapat faktor dari sudut pandang konsumen.

Hasnul Suhaimi, Pengamat Telkomunikasi, Mantan CEO XL-Axiata & Ketua Dewan Pembina Indonesia Technology Forum
Hasnul Suhaimi, Pengamat Telkomunikasi, Mantan CEO XL-Axiata & Ketua Dewan Pembina Indonesia Technology Forum

Dalam press conference yang digelar Advan bertajuk  “Peran Kita Bersama Untuk Memberikan Produk Terbaik Bagi Indonesia”,  Hasnul mengutif teori  Ajay dan Goodstein (1998 dalam Rahma, 2007) yang menyatakan bahwa jika kita ingin mempengaruhi seseorang, maka cara yang terbaik adalah mempelajari apa yang dipikirkannya, dengan demikian akan didapatkan bagaimana proses informasi itu dapat berjalan dan bagaimana memanfaatkannya. Hal ini yang dinamakan “The Buying Process” (Proses Pembelian) meliputi lima hal :

#1.Need (kebutuhan), proses pembelian berawal dari adanya kebutuhan yang tak harus dipenuhi atau kebutuhan yang muncul pada saat itu dan memotivasi untuk melakukan pembelian.

#2.Recognition (Pengenalan), kebutuhan belum cukup untuk merangsang terjadinya pembelian karena mengenali kebutuhan itu sendiri untuk dapat menetapkan sesuatu untuk memenuhinya.

#3.Search (Pencarian), merupakan bagian aktif dalam pembelian yaitu mencari jalan untuk mengisi kebutuhan tersebut.

# 4.Evaluation (Evaluasi), suatu proses untuk mempelajari semua yang didapat selama proses pencarian dan mengembangkan beberapa pilihan.

#5.Decision (Keputusan), langkah terakhir dari suatu proses pembelian untuk mengambil keputusan berdasarkan informasi yang diterima. Lima tahap diatas merupakan suatu proses dimana kita dapat memberikan suatu informasi persuasif yang spesiXik untuk mempengaruhinya.

Sedangkan menurut hasil riset  IDC tahun 2014, mengenai faktor-faktor penentu keputusan membeli smartphone adalah sebagai berikut:

Top 10 Purchase Smartphone

Hasil survei tersebut dihasilkan 2 tahun lalu. Kecenderungan konsumen sekarang ini adalah mulai beralih selain baterai, memori besar dan kamera menjadi pilihan utama. Kamera dengan resolusi besar baik kamera utama maupun kamera buat Selfie menjadi salah satu prilaku konsumen dan daya tarik konsumen untuk memutuskan membeli smartphone.

“Hal yang paling menarik, brand ternyata tidak menjadi alasan utama bagi konsumen untuk memilih smartphone. Artinya brand lokal, seperti ADVAN sekalipun bisa menjadi peluang untuk digemari konsumen Indonesia,” ungkap Hasnul.

(Visited 282 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.