Penjualan Smartphone Global Meningkat 4,3% Selama Kuartal I, Samsung Masih Terdepan

Berdasarkan data terkini dari IDC, penjualan smartphone global meningkat 4,3% pada kuartal pertama. Angka tersebut lebih tinggi dari perkiraan pertumbuhan sebesar 3,6% yang sebelumnya dibuat oleh perusahaan riset tersebut. Secara keseluruhan, 347,4 juta smartphone dikirim dari Januari hingga Maret, jumlah tersebut naik dari angka 332,9 juta yang diperoleh tahun lalu.

Samsung

Samsung masih terus menguasai dunia smartphone dengan mengirim 79,2 juta unit pada periode tersebut. Angka tersebut masih sama dengan jumlah tahun lalu, namun perusahaan tersebut sebenarnya kehilangan nilai persentase penuh dari market share. Pada kuartal pertama, Samsung memperoleh 22,8% dari penjualan smartphone di manca negara.

Apple

Apple masih berada di posisi nomor dua di belakang Samsung, dengan total penjualan 51,6 juta. Angka tersebut 8% lebih tinggi dari jumlah smartphone yang dijual selama kurtal pertama tahun lalu. Selama tiga bulan, market sharte Apple adalah 14,9%. Angka tersebut setengah persen lebih rendah jika dibandingkna dengan angka pada kuartal pertama tahun 2016.

Huawei

Produsen smartphone Cina mengambil posisi ketiga pada peringkat lima teratas. Yup! Huawei berada di posisi ketiga dengan menual 34,2 juta unit di seluruh dunia selama kuartal 1. Perusahaan tersebut memiliki pertumbuhan 21,7% YoY yang kuat dan memiliki 9,8% market share smartphone global pada akhir periode tersebut.

Oppo dan Vivo

Oppo memiliki pertumbuhan tahunan terkuat pada periode ini, dengan penjualan yang meroket 29,8% menjadi 25,6 juta smartphone. Market share yang diperoleh pada akhir Maret adalah 7,4%. Vivo juga menikmati pertumbuhan YoY yang kuat selama tiga bulan pertama tahun ini. Peningkatan penjualan ponsel Vivo adalah sebesar 23,6% menjadi 18,1 juta unit. Dengan demikian memberikan market sharet kuartal pertama Vivo sebesar 5,2%.

Besarnya jumlah smartphone yang dijual Apple dan Samsung pada setiap kuartal mengakibatkan kedua perusahaan teratas tersebut mengalami pertumbuhan yang lambat. Terutama jika dibandingkan dengan pesaing asal Cina yang lebih kecil.

(Visited 202 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.