IDC Perkirakan Penjualan Smartphone Tahun Ini Tumbuh Setelah Kemerosotan Pada tahun 2016

Netters, tahun lalu merupakan penjualan smartphone global yang paling buruk dengan pertumbuhan hanya 2,5% pada tahun 2016. Berdasarkan perusahaan riset IDC, bisnis ini akan mulai kembali tumbuh dengan angka kenaikan penjualan 3% tahun ini. IDC memperikirakan akan ada 1,52 miliar unis smartphone yang akan dijual tahun ini. Sedangkan pada tahun 2018 peningkatan penjualan akan mencapai 4,5%. IDC mengatakan bahwa kondisi ekonomi yang pulih pada negara berkembang anak berpedan pada 50% peningkatan pada pertumbuhan. Alasan lainnya adalah kepopuleran dai ulang tahun iPhone ke-10 yang akan diberi nama iPhone 8. IDC juga mengatakan bahwa setengah dari populasi dunia tidak memiliki smartphone.

Peningkatan Penjualan Smartphone

Perkiraannya Apple akan menjual 223,6 juta smartphone tahun ini, terjadi sedikit penurunan dari perkiraan sebelumnya. Tetapi pada tahun 2018 perusahaan diperkirakan akan meningkatkan penjualan hingga 240,4 juta unit. Ini berarti terjadi peningkatan 7,5% yoy. Sedangkan pada Android, daerah yang pertumbuhannya paling tinggi adalah Timur Tengah dan Afrika dengan pertumbuhan 10% yoy. Pada tahun 2021, IDC memperkirakan 1,5 miliar smartphone Android dijual dengan harga penjualan rata-rata $198 atau sekitar Rp 2,6 juta.

Perusahaan riset tersebut berharap bahwa layar akan menjadi medan pertempuran berikutnya selama dua tahun mendatang. IDC mengutip bahwa layar tanpa batas 18:9 baru dari Samsung dan LG sebagai ayar yang lebih tebal, cerah dan besar yang memungkinkan konsumen menikmati pengalaman streaming media yang lebih baik dari smartphone mereka.

Secara keseluruhan, IDC tidak mengantisipasi banyak perubahan market share selama lima tahun mendatang. Pada tahun 2021 Android akan menguasai 85,5% pasar smartphone, sementara perkiraan market share tahun ini adalah 85,1%. Apple akan mengalami sedikit penurunan proporsi dari 14,7% menjadi 14,5%. Dan Windows Phone akan turun dari 0,1% menjadi 0%.

Pernyataan Analis IDC

“Dengan pertarungan yang berlangsung pada kelas high-end, vendor perlu mencari cara untuk melakukan inovasi demi menarik pengguna baru dan meningkatkan penjualan sambil memicu keuntungan. Layar tampaknya menjadi pertarungan berikutnya dari smartphone selama beberapa tahun mendatang. Kita melihat bahwa pilihan Samsung dan LG pada layar 18,9 tanpa batas. Dan Apple dapat bergabung menyusul tahun ini. Hal ini seiring dengan pengguna smartphone yang terus menikmati media pada pernagkat mereka, layar yang lebih besar, cerah dan tebal menjadi bagian yang tak terpisahkan dari keseluruhan bahasa desain pada setiap vendor. Mulai dari fleksibel hingga lipat dan segala di antaranya. Layar 18:9 tampaknya hanya menjadi awal dari apa yang akan hadir nanti,” ucap manajer riset Anthony Scarsella, Worldwide Quarterly Mobile Phone Trackcer IDC.

 

(Visited 97 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.