Pendiri Google, Sergey Brin Ikut Demo Anti Aturan Imigrasi di Bandara San Francisco

Sergey Brin, co-founder Google dan presiden Alphabet, bergabung dengan para demonstran di bandara internasional San Francisco. Pada demonstran berdemo di bandara seluruh negara tersebut dalam rangka menentang aturan imigrasi Presiden Trump. Ketika diminta berkomentar oleh The Verge, Brin mengatakan bahwa dia hadir dalam kapasitas pribadi dan tidak akan memberikan komentar. Tetapi jurnalis dari Forbes, Ryan Mac melaporkan bahwa Brin mengatakan “Saya di sini karena saya seorang pengungsi.”

 

Penolakan Terhadap Aturan Imigrasi

Keluarga Brin merupakan imigran dari Uni Soviet yang datang ke Amerika tahun 1979 untuk menyelamatkan diri dari penganiayaan terhadap Yahudi. CEO Google, Sundar Pichai juga merupakan imigran, “Kami sedih terhadap dampak dari aturan ini,” tulis Pichai pada email yang disebarkan luas ke perusahaan. “Kami selalu membuat pandangan kami terhadap masalah imigrasi secara publik dan akan terus melakukannya.”

Banyak perusahaan teknologi, termasuk Google mengomentari aturan presiden Trump pada Sabtu lalu. Reaksi tersebut beragam, mulai dari ketidaksetujuan yang ringan hingga perbedaan pendapat yang keras. Kata-kata yang sangat keras berasal dari CEO Netflix, Reed Hastings, yang mengatakan tindakan tersebut “tidak Amerika.” Protes dan kecaman terhadap aturan presiden tersebut semakin kuat, dengan berpuncak pada penundaan sementara aturan itu oleh hakim federal.

(Visited 180 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.