Tak Bayar Royalti Paten, Huawei Diancam Tak Bisa Jualan di Inggris

Netters, perang paten yang berkecamuk antara Huawei dan perusahaan perangkat lunak data Amerika Serikat, Unwired Planet semakin memanas. Produsen smartphone terbesar ketiga di dunia tersebut menghadapi pelarangan penjualan di Inggris jika tak membayar royalti untuk penjualan global perangkatnya.

Gugatan antara Huawei dan Unwired Planet telah berlangsung lebih dari tiga tahun. Dengan keputusan baru-baru ini terjadi beberapa bulan setelah keputusan Pengadilan Tinggi Inggris dan Wales di bulan April yang menetapkan bahwa Huawei melanggar hak paten. Kebanyakan hak paten ini terdiri dari 2000 paten yang diperoleh dari Ericsson pada tahun 2013. Setelah keputusan di bulan April tersebut, Huawei menawarkan untuk membayar biaya paten tetapi ditolak karena terlambat membuat proposalnya.

Hal yang tak mengejutkan adalah Huawei bukan satu-satunya perusahaan yang kalah dalam pertarungan paten dengan perusahaan yang pada Oktober 2015 hanya memiliki 16 pegawai. Korban gugatan lainnya mencakup Samsung, Apple, Google dan Blackberry. Sementara Samsung dan Apple berhasil menyelesaikan pertikaian tersebut di luar pengadilan.

Persyaratan Pembayaran Royalti

Menurut persyaratan pada aturan kemarin, Huawei harus membayar antara 0,032 dan 0,064 persen dari harga penjualan ponsel. Persentase tersebut setara dengan beberapa penny (1/100 poundsterling) per perangkat. Aturan ini mewajibkan royalti dibayar tak hanya untuk perangkat yang dijual di dalam negeri, tetapi juga di seluruh dunia. Sehingga jumlahnya mencapai lebih dari dua juta pound atau lebih dari Rp 33,9 miliar untuk tahun lalu saja. Huawei mengklaim bahwa bisnisnya tak akan terpengaruh oleh keputusan tersebut. Perusahaan asal Cina tersebut pun berencana untuk membayar royalti tersebut tetapi tidak sebelum mengajukan banding pada akhir bulan ini.

(Visited 100 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.