Wow! Sneakers Nike yang Otomatis Mengikat Tali Segera Dipasarkan!

Akhirnya Nike mengumumkan waktu untuk mulai menjual sneakers yang otomatis mengikat tali sendiri. Sneakers Nike tersebut terinspirasi oleh sepatu yang dikenakan Marty McFly (Michael J. Fox) dalam film Back to The Future II. Berdasarkan cuitan dari Direktur Humas Nike, Heidi Burgett.

“HyperAdapt 1.0 akan tersedia untuk memberikan pengalaman dan dibeli mulai 28 November”. Namun Ketersediaan sneakers ini hanya di lokasi-lokasi Nike terpilih di Amerika Serikat. Harga dari sneakers ini belum diketahui, tetapi kemungkinan akan dibandrol dengan harga tinggi. Hal ini seperti diungkapkan oleh  Wired pada wawancaranya dengan bagian pengembangan sepatu tersebut.

Pengembangan Sneakers Nike

Netters bisa mengecek cerita utuhnya dari Wired untuk melihat penampilan lebih rinci mengenai sneakers tersebut dibuat. Namun berikut ini bisa dibaca beberapa poin pentingnya. Setiap sepatu memiliki sistem kabel internal yang terbuat dari senar pancing dan sensor tekanan di solnya. Ketika Netters memasukkan kaki, kabel akan mengencang berdasarkan persamaan tekanan algoritma. Dan pengepasan sepatu ini dapat disesuaikan sepanjang hari dengan sepasang tombol yang berada di dekat lidah sepatu.

Pada hak sepatu, terdapat LED yang akan menyala ketika sepatu mengencang, dan jika baterai melemah. Keberadaan elektronik internal tersebut berarti membutuhkan daya listrik, dan Netters harus melakukan charging. Membutuhkan waktu tiga jam untuk cas penuh. Setiap pengecasan dapat bertahan sekitar dua minggu. Nike menyediakan charger clip-on magnetik seperti yang digunakan oleh Apple pada Apple Watch. Perlu diperhatikan juga bahwa tali nilon tebal yang dapat dilihat pada bagian atas sneakers hanyalah bantuan visual. Tali tersebut memang mengencang tetapi bukan tali itu yang menjaga sepatu tetap melekat pada kaki. Netters dapat menonton video di bawah ini untuk melihat lebih dekat.

Nike telah menggoda soal keberadaan sepatu ini selama beberapa tahun hingga sekarang. Pertama, dengan melelang sepasang sepatu yang tak berfungsi pada tahun 2011. Namun sepatu tersebut merupakan replika dari properti Back to The Feature. Properti tersebut ditempatkan pada platform dengan kru di bawahnya yang menarik kawat untuk mengencangkan tali dengan tangan. Kemudian pada Oktober tahun lalu, desainer Nike, Tinker Hatfield, mengirim purwarupa yang berfungsi kepada Michael J. Fox. Pada Maret tahun ini, perusahaan mengumumkan versi sneakers yang tampak ramping. Sneakers versi tersebutlah yang diperuntukkan untuk dipasarkan, itulah HyperAdapt yang akan dipasarkan di bulan November.

.

(Visited 175 times, 1 visits today)

About The Author

You might be interested in

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.